13 Februari 2012
09 Februari 2012
Tipe Data dalam Bahasa Pemrograman C
Banyak macam tipe – tipe data primitif dalam bahasa pemrograman yaitu
Dan setiap tipe data mempunyai range maximum dan minimum
- tipe data integer
- tipe data float
- tipe data char
- tipe data boolean
Dan setiap tipe data mempunyai range maximum dan minimum
- tipe data byte : besar storagenya 8 bit (1byte), nilai minimalnya -128, nilai maximum 127
- tipe data short : besar storagenya 16 bit (2byte), atau lebih besar 2kali dari tipe data byte, nilai minimalnya -32768, nilai maksimalnya 3276
- tipe data integer (int) : besar storagenya 32 bit (4byte), atau lebih besar 4kali dari tipe data byte, nilai minimalnya -2147483648, nilai maksimalnya 2147483647
- tipe data boolean : digunakan untuk menentukan benar atau salah, tipe data ini hanya bernilai true or false atau sering disebut dalam binarinya (0 dan 1).
- tipe data long : besar storagenya 64 bit (8byte), nilai minimalnya -9223372036854775808, nilai maksimalnya 9223372036854775807
- tipe data float : besar storagenya 32 bit (4byte), nilai minimalnya ±3.4E-38, nilai maksimalnya ±3.4E+38
- tipe data double : besar storagenya 64 bit (8byte), nilai minimalnya ±1.7E-308, nilai maksimalnya ±1.7E+308
- tipe data char : tipe data ini mempunyai ukuran 16 bit atau setara dengan 65536 kode.
Setting Watchdog Timer Pada AVR
Sebelum membahas lebih jauh mengenai watchdog timer pada
mikrokontroler sebaiknya kita ketahui terlebih dulu apa yang dimaksud
watchdog timer dan apa fungsi dari watchdog timer itu sendiri. Watchdog
timer merupakan timer yang terpisah dengan sistem CPU mikrokontroler
sehingga tidak akan terpengaruh bagaimanapun keadaan CPU bekerja.
Watchdog timer berperan sangat penting untuk kelangsungan hidup
CPU dan menjaga CPU agar tetap ON karena dapat mengatasi kemacetan alur program pada mikrokontroler, biasanya dalam PC kemacetan ini kita sering menyebutnya "hang up". Kemacetan program ini biasa disebabkan oleh beberapa hal baik itu dari segi hardware maupun dari softwarenya sendiri.
CPU dan menjaga CPU agar tetap ON karena dapat mengatasi kemacetan alur program pada mikrokontroler, biasanya dalam PC kemacetan ini kita sering menyebutnya "hang up". Kemacetan program ini biasa disebabkan oleh beberapa hal baik itu dari segi hardware maupun dari softwarenya sendiri.
Lantas bagaimana prinsip kerja watchdog timer ini sehingga bisa
menanggulangi kemacetan program pada mikrokontroler? Prinsip dari
watchdog timer ini sebenarnya cukup sederhana sama seperti timer lain
yang selalu mencacah naik (count up) setiap satu siklus mesin, namun
bedanya dengan timer lain watchdog timer ini akan mencacah terus menerus
tanpa henti sekalipun kondisi CPU macet karena seperti dikatakan tadi
timer ini terpisah dengan CPU. Setelah register watchdog maksimum maka
akan terjadi overflow dan secara otomatis alur program pada
mikrokontroler akan tereset ke awal. Pertanyaannya bagaimana program
berjalan dari awal sampai akhir jika terjadi reset secara terus
menerus?? Jawabannya dengan cara mengatur program watchdog timer kembali
nol sebelum maksimum dan terjadi overflow.
Listing Program:
// Watchdog Timer initialization
// Watchdog Timer Prescaler: OSC/16k
#pragma optsize-
WDTCR=0x18;
WDTCR=0x08;
#ifdef _OPTIMIZE_SIZE_
#pragma optsize+
#endif
for(;;)
{
#asm("wdr")
// Place your code here
#asm("nop")
}
Selanjutnya misalkan terjadi suatu hang-up pada alur program
mikrokontoler maka otomatis subrutin diatas yang kita gunakan untuk
mereset tidak akan berfungsi sehingga pada saat inilah watchdog timer
akan mencacah hingga terjadi overflow dan mereset program kembali
keawal.
Referensi :
www.zer07even.com
Referensi :
www.zer07even.com
Code Vision AVR
CodeVision AVR merupakan sebuah software yang digunakan untuk memprogram mikrokontroler sekarang ini telah umum.
Mulai dari penggunaan untuk kontrol sederhana sampai kontrol yang cukup
kompleks, mikrokontroler dapat berfungsi jika telah diisi sebuah
program, pengisian program ini dapat dilakukan menggunakan compiler yang
selanjutnya didownload ke dalam mikrokontroler menggunakan downloader. Salah satu compiler program yang umum digunakan sekarang ini adalah CodeVision AVR yang menggunakan bahasa pemrograman C.
CodeVision AVR mempunyai suatu keunggulan dari compiler lain, yaitu
adanya codewizard, fasilitas ini memudahkan kita dalam inisialisasi
mikrokontroler yang akan kita gunakan, codevision telah menyediakan
konfigurasi yang bisa diatur pada masing-masing chip mikrokontroler yang
akan kita gunakan, sehingga kita tidak perlu melihat datasheet untuk sekedar mengonfigurasi mikrokontroler. Berikut ini langkah-langkah menggunakan codevision.
Download Code Vision AVR
Download
Langganan:
Postingan (Atom)
13 Februari 2012
09 Februari 2012
Tipe Data dalam Bahasa Pemrograman C
Banyak macam tipe – tipe data primitif dalam bahasa pemrograman yaitu
Dan setiap tipe data mempunyai range maximum dan minimum
- tipe data integer
- tipe data float
- tipe data char
- tipe data boolean
Dan setiap tipe data mempunyai range maximum dan minimum
- tipe data byte : besar storagenya 8 bit (1byte), nilai minimalnya -128, nilai maximum 127
- tipe data short : besar storagenya 16 bit (2byte), atau lebih besar 2kali dari tipe data byte, nilai minimalnya -32768, nilai maksimalnya 3276
- tipe data integer (int) : besar storagenya 32 bit (4byte), atau lebih besar 4kali dari tipe data byte, nilai minimalnya -2147483648, nilai maksimalnya 2147483647
- tipe data boolean : digunakan untuk menentukan benar atau salah, tipe data ini hanya bernilai true or false atau sering disebut dalam binarinya (0 dan 1).
- tipe data long : besar storagenya 64 bit (8byte), nilai minimalnya -9223372036854775808, nilai maksimalnya 9223372036854775807
- tipe data float : besar storagenya 32 bit (4byte), nilai minimalnya ±3.4E-38, nilai maksimalnya ±3.4E+38
- tipe data double : besar storagenya 64 bit (8byte), nilai minimalnya ±1.7E-308, nilai maksimalnya ±1.7E+308
- tipe data char : tipe data ini mempunyai ukuran 16 bit atau setara dengan 65536 kode.
Setting Watchdog Timer Pada AVR
Sebelum membahas lebih jauh mengenai watchdog timer pada
mikrokontroler sebaiknya kita ketahui terlebih dulu apa yang dimaksud
watchdog timer dan apa fungsi dari watchdog timer itu sendiri. Watchdog
timer merupakan timer yang terpisah dengan sistem CPU mikrokontroler
sehingga tidak akan terpengaruh bagaimanapun keadaan CPU bekerja.
Watchdog timer berperan sangat penting untuk kelangsungan hidup
CPU dan menjaga CPU agar tetap ON karena dapat mengatasi kemacetan alur program pada mikrokontroler, biasanya dalam PC kemacetan ini kita sering menyebutnya "hang up". Kemacetan program ini biasa disebabkan oleh beberapa hal baik itu dari segi hardware maupun dari softwarenya sendiri.
CPU dan menjaga CPU agar tetap ON karena dapat mengatasi kemacetan alur program pada mikrokontroler, biasanya dalam PC kemacetan ini kita sering menyebutnya "hang up". Kemacetan program ini biasa disebabkan oleh beberapa hal baik itu dari segi hardware maupun dari softwarenya sendiri.
Lantas bagaimana prinsip kerja watchdog timer ini sehingga bisa
menanggulangi kemacetan program pada mikrokontroler? Prinsip dari
watchdog timer ini sebenarnya cukup sederhana sama seperti timer lain
yang selalu mencacah naik (count up) setiap satu siklus mesin, namun
bedanya dengan timer lain watchdog timer ini akan mencacah terus menerus
tanpa henti sekalipun kondisi CPU macet karena seperti dikatakan tadi
timer ini terpisah dengan CPU. Setelah register watchdog maksimum maka
akan terjadi overflow dan secara otomatis alur program pada
mikrokontroler akan tereset ke awal. Pertanyaannya bagaimana program
berjalan dari awal sampai akhir jika terjadi reset secara terus
menerus?? Jawabannya dengan cara mengatur program watchdog timer kembali
nol sebelum maksimum dan terjadi overflow.
Listing Program:
// Watchdog Timer initialization
// Watchdog Timer Prescaler: OSC/16k
#pragma optsize-
WDTCR=0x18;
WDTCR=0x08;
#ifdef _OPTIMIZE_SIZE_
#pragma optsize+
#endif
for(;;)
{
#asm("wdr")
// Place your code here
#asm("nop")
}
Selanjutnya misalkan terjadi suatu hang-up pada alur program
mikrokontoler maka otomatis subrutin diatas yang kita gunakan untuk
mereset tidak akan berfungsi sehingga pada saat inilah watchdog timer
akan mencacah hingga terjadi overflow dan mereset program kembali
keawal.
Referensi :
www.zer07even.com
Referensi :
www.zer07even.com
Code Vision AVR
CodeVision AVR merupakan sebuah software yang digunakan untuk memprogram mikrokontroler sekarang ini telah umum.
Mulai dari penggunaan untuk kontrol sederhana sampai kontrol yang cukup
kompleks, mikrokontroler dapat berfungsi jika telah diisi sebuah
program, pengisian program ini dapat dilakukan menggunakan compiler yang
selanjutnya didownload ke dalam mikrokontroler menggunakan downloader. Salah satu compiler program yang umum digunakan sekarang ini adalah CodeVision AVR yang menggunakan bahasa pemrograman C.
CodeVision AVR mempunyai suatu keunggulan dari compiler lain, yaitu
adanya codewizard, fasilitas ini memudahkan kita dalam inisialisasi
mikrokontroler yang akan kita gunakan, codevision telah menyediakan
konfigurasi yang bisa diatur pada masing-masing chip mikrokontroler yang
akan kita gunakan, sehingga kita tidak perlu melihat datasheet untuk sekedar mengonfigurasi mikrokontroler. Berikut ini langkah-langkah menggunakan codevision.
Download Code Vision AVR
Download
Langganan:
Postingan (Atom)