31 Desember 2010

Teknologi


Blogger dari Engadget telah berusaha mengetahui kapan HP akan meluncurkan tablet WebOS sejak pertama kali perusahaan tersebut membeli perusahaan Palm, dan mereka sekarang telah mendengar dari beberapa sumber terpercaya bahwa peluncuran akan dilakukan pada kuarter pertama tahun 2011. Mereka diberitahu Personal Systems Group VP dari HP yaitu Todd Bradley tanggal yang disebutkan pada saat pertemuan seluruh karyawan, dan bahwa proyek internal tersebut dikenal sebagai “Hurricane.”


Menyiapkan sebuah tablet pembunuh akan menjadi salah satu cara untuk mengubah subjek dari masalah yang baru-baru ini menimpa mantan CEO HP Mark Hurd yang terkait skandal seks, kita bertanya-tanya apakah HP benar-benar akan mendukung tiga tablet dengan sistem operasi berbeda setelah meluncurkan HP Slate berbasis Windows 7 untuk perusahaan dan tablet e-reader Zeen berbasis Android.
read more “Teknologi”

29 Desember 2010

Menulis Karya Ilmiah




Sebelum mulai menulis, sadari betul bahwa tujuan penulisan adalah memberi ilmu atau minimal informasi yang diharapkan berguna bagi pembaca. Karena itu, renungkan betul manfaat bagi pembaca kalimat demi kalimat yang kita tuliskan. Kalimat/paragraf yang dimulai dengan rangkaian kata “Sebagaimana kita ketahui bersama…” bisa dipastikan tidak ada manfaatnya bagi pembaca. Buat apa ditulis kalau sudah diketahui bersama. Pada dasarnya tidak ada salahnya mengungkap pengetahuan bersama tersebut, asal disadari betul fungsinya sebagai dasar pengantar alur logika untuk pengumkapan hal-hal yang hendak dikemukakan.

Seberapa Panjang?
Meskipun kadang disebutkan dalam panduan penulisan laporan tugas akhir (skripsi, thesis, desertasi), jumlah halaman hanya lah merupakan petunjuk tentang kedalaman dan keluasan materi yang dikehendaki. Pada umumnya tidak ada ketentuan baku dari jumlah halaman naskah tulisan tugas akhir. Pembatasan jumlah halaman yang kaku hanya masuk akal pada penerbitan berkala tertentu yang memang secara fisik ada pembatasan ukuran. Bisa saja kita menulis tugas akhir 20-40 halaman, namun bila memang banyak yang hendak disampaikan, beberapa ratusan halaman pun tidak masalah. Kuncinya sama, pastikan tiap kalimat berguna bagi pembaca.

Kenali Target Pembaca
Untuk memaksimalkan manfaat tulisan bagi pembaca, kita perlu membuat asumsi tingkat pengetahuan target pembaca tulisan itu. Untuk tugas akhir, cukup aman mengasumsikan target pembacanya adalah sesama mahasis dari jurusan yang sama di seluruh dunia. Kelebihan kita dari pembaca ada pada aktivitas penelitian yang dilakukan. Kita melakukannya, target pembaca tulisa kita melakukan penelitian lain. Selain itu, kita membaca bahan pustaka pada bidang kajian tugas yang bersangkutan lebih banyak dari sidang pebaca naskah tugas akhir yang kita buat.

Bahasa: Aspek Terpenting Karya Tulis
Sambil praktek menulis, kita bisa mengembangkan kemampuan berbahasa yang baik dan benar. Di negeri berbahasa Inggris, para mahasiswa biasa kesana kemari membawa kamus Inggris-Inggris. Sangat boleh jadi, warga negera Indonesia juga memerlukan kamus Indonesia-Indonesia, Sempatkan membelinya. Tidak ada ruginya untuk memiliki Kamus Umum Bahasa Indonesia. Pastikan setiap kalimat yang kita tuliskan mengandung subyek dan predikat secara lengkap. Bila tidak ahli betul, hindari penulisan kalimat kompleks. Jarang ada mahasiswa yang bisa menyelesaikan kalimat yang dimulai dengan kata sambung. Sebagai latihan, coba lengkapi kalimat berikut ini.

“Dengan diberlakukannya undang-undang informasi dan transaksi elektronik……..”

“Apabila angin lesus itu terjadi lagi pada musim penghujan yang datang terlambat tahun ini….. “

Perhatikan betul penggunaan tanda baca. Kita sangat bergantung pada tanda baca sebagai pengganti intonasi pada bahasa percakapan. Tidak ada spasi setelah tanda kurung buka. Tidak ada spasi sebelum tanda kurung tutup, titik, koma, tanda seru, titik dua, titik koma, dan tanda tanya. Sepintas, aturan ini tidak meninbulkan masalah, namun sesekali bila diabaikan kita akan menemukan tanda tanya, seru atau kurung tutup pada awal baris. Janggal bukan?

Jangan takut mengadopsi kata-kata asing secara langsung. Aturan main Bahasa Indonesia yang perlu diingat betul saat mengadopsi kata asing adalah kesesuaian antara tulisan dan bacaan. Kata “computer” dan “memory” bisa langsung digunakan dengan penyesuaian penulisan menjadi “komputer” dan “memori” yang dapat dibaca seperti kata-kata dalam bahasa Indonesia yang lain.

Sistematika Penulisan

Secara umum karya tulis ilmiah terbagi dalam 4 bagian: pendahuluan, pokok, hasil, dan penutup. Pendahuluan memuat hal-hal yang menjadi alasan dilakukannya kegiatan ilmiah yang dilaporkan dalam tulisan tersebut. Pendahuluan memuat studi pustaka yang mengungkap laporan-laporan kegiatan ilmiah terdahulu yang berkaitan dengan topik serupa. Dari uraian studi pustaka diharapkan dapat disusun suatu ungkapan tentang hal menarik yang bakal terungkap apabila dilakukan penelitian lebih lanjut. Ungkapan semacam ini resminya disebut hipotesa. Bagian pokok karya tulis memuat rencana kerja kegiatan penelitian untuk mengungkap kebenaran hipotesa. Untuk mempertanggungjawabkan kegiatan, perlu dituliskan landasan teori yang menghubungkan pernyataan-pernyataan pendukung kebenaran hipotesa dengan hasil-hasil kegiatan penelitian. Pelaksanaan kegiatan ilmiah dilaporkan di bagian hasil dari karya tulis. Segala yang dilakukan, urut-urutannya, peralatannya dan data-data yang dihasilkan disampaikan di bagian ini. Prinsip manfaat tetap berlaku. Artinya tabel-tabel panjang yang membosankan harus diolah dulu sedemikian hingga bisa tampil dalam angka-angka/grafik yang mudah difahami dengan rujukan ke data lengkap yang disertakan sebagai lampiran. Di bagian hasil ini pula data-data tersebut dibahas.

Penutup sering diisi dengan kesimpulan dan saran. Di naskah-naskah laporan tugas akhir yang pernah saya baca, banyak dijumpai bab kesimpulan yang secara kurang tepat diisi dengan ringkasan baik dari bahan bacaan studi pustakan dan landasan teori maupun dari pokok penelitian. Kesimpulan bukan ringkasan. Tuliskan kesimpulan pada bab kesimpulan. Kesimpulan adalah ungkapan yang hanya bisa disampaikan setelah dilakukan suatu kegiatan penelitian. Untuk menguji layak tidaknya suatu uangkapan masuk dalam daftar kesimpulan, andaikan penelitian yang bersangkutan tidak dilakukan. Apabila ungkapan tersebut masih memiliki nilai kebenaran tanpa melihat hasil-hasil penelitian maka bisa dipastikan itu bukan kesimpulan. Kalau isinya bersifat ringkasan, buat saja sub bab ringkasan pada bab penutup. Saran di bab penutup ditujukan pada mereka yang berminat untuk nemeruskan lebih jauh penelitian yang bersangkutan. Saran pada industri atau institusi tempat penelitian lebih cocok ditempatkan pada sub bab kesimpulan.

Proposal
Cara penulisan proposal penelitian tidak berbeda dengan penulisan laporannya kecuali pada bab hasil dan penutup. Untuk proposal, bab hasil diganti dengan bab rencana kerja yang berisi jadwal dan komponen pembiayaan; bab penutup diisi dengan janji-janji keuntungan yang bakal diperoleh apabila penelitian tersebut dilaksanakan. Selain itu, pada proposal belum ada halaman abstract atau intisari.

Intisari
Halaman intisari (terjemahan dari abstract) berisi tiga bagian yang bisa dituangkan dalam satu atau tiga paragraph tergantung pada kemampuan kita mengungkapkan abstraksi dari semua aspek kegiatan penelitian yang bersangkutan. Bagian pertama intisari mencerminkan isi bab pendahuluan, bagian kedua mewakili bab pokok dan bagian ketiga mewakili bab hasil dan penutup. Coba saja mulai dengan membuat ringkasan pendahuluan, pokok dan hasil/penutup tanpa memperhatikan ukurannya. Teliti kalimat demi kalimat, gabung-gabungkan menjadi kalimat-kalimat dalam jumlah yang lebih sedikit. Lakukan terus sampai panjang intisari mencapa ukuran yang kita kehendaki, yakni tidak lebih dari satu halaman.

Karya Perancangan dan/atau Pengembangan


Banyak orang berpendapat bahwa karya perancangan atau pengembangan sistem tidak dapat dilakukan dan dilaporkan sebagaimana karya penelitian ilmiah pada umumnya. Saya tidak setuju. Apabila dilaksanakan sebagai kerja tugas akhir program pendidikan S1, S2, atau S3, kerja perancangan atau pengembangan sistem harus dilaksanakan dan disajikan sebagaimana pelaksanaan dan penyajian penelitian ilmuah pada umumnya.

Yang dirasa sulit pada kegiatan perancangan atau pengembangan sistem ada pada pengungkapan hipotesa. Kalau kita simak kembali pada ide bahwa hipotesa merupakan ungkapan hal baru yang cukup menarik ditelaah kebenararannya makan kita bisa memperkirakan hal baru apa yang muncul dari hasil rancangan atau pengembangan sistem tersebut.
read more “Menulis Karya Ilmiah”

Dasar Mikrokontroler


1. Apa itu mikrokontroler ?

Mikrokontroler adalah suatu alat elektronika digital yang mempunyai masukan dan keluaran serta kendali dengan program yang bisa ditulis dan dihapus dengan cara khusus, cara kerja mikrokontroler sebenarnya membaca dan menulis data. Sekedar contoh, bayangkan diri Anda saat mulai belajar membaca dan menulis, ketika Anda sudah bisa melakukan hal itu Anda bisa membaca tulisan apapun baik buku, cerpen, artikel dan sebagainya, dan Andapun bisa pula menulis hal-hal sebaliknya. Begitu pula jika Anda sudah mahir membaca dan menulis data maka Anda dapat membuat program untuk membuat suatu sistem pengaturan otomatik menggunakan mikrokontroler sesuai keinginan Anda. Mikrokontroler merupakan komputer didalam chip yang digunakan untuk mengontrol peralatan elektronik, yang menekankan efisiensi dan efektifitas biaya. Secara harfiahnya bisa disebut “pengendali kecil” dimana sebuah sistem elektronik yang sebelumnya banyak memerlukan komponen-komponen pendukung seperti IC TTL dan CMOS dapat direduksi/diperkecil dan akhirnya terpusat serta dikendalikan oleh mikrokontroler ini. Dengan penggunaan mikrokontroler ini maka : Sistem elektronik akan menjadi lebih ringkas


Rancang bangun sistem elektronik akan lebih cepat karena sebagian besar dari sistem adalah perangkat lunak yang mudah dimodifikasi
Pencarian gangguan lebih mudah ditelusuri karena sistemnya yang kompak

Namun demikian tidak sepenuhnya mikrokontroler bisa mereduksi komponen IC TTL dan CMOS yang seringkali masih diperlukan untuk aplikasi kecepatan tinggi atau sekedar menambah jumlah saluran masukan dan keluaran (I/O). Dengan kata lain, mikrokontroler adalah versi mini atau mikro dari sebuah komputer karena mikrokontroler sudah mengandung beberapa periferal yang langsung bisa dimanfaatkan, misalnya port paralel, port serial, komparator, konversi digital ke analog (DAC), konversi analog ke digital dan sebagainya hanya menggunakan sistem minimum yang tidak rumit atau kompleks.

2. Manfaat/prospek apa yang bisa saya peroleh jika menguasai mikrokontroler ?

Banyak sekali, dengan melihat penjelasan nomor 1, maka “batasnya hanya imajinasi Anda”. Dengan menguasainya, kita bisa menerapkannya kedalam kehidupan sehari-hari seperti mengendalikan suatu perangkat elektronik dengan berbagai sensor dan kondisi seperti cahaya, getaran, panas, dingin, lembab dan lain-lain. Sekedar contoh sederhana penggunaan mikrokontroler, lihatlah disekitar lingkungan Anda ada toaster, mesin, cuci, microwave kemudian tengoklah didunia pertanian Anda bisa membuat kontrol kelembaban untuk budidaya jamur dsb, didunia perikanan Anda bisa mengendalikan suhu air kolam dsb. Bahkan Anda bisa membuat PABX mini, SMS Gateway, atau kearah military Anda bisa membuat radio militer frekuensi hopping (radio komunikasi anti sadap dengan lompatan frekuensi 100 kali dalam 1 detik), sistem monitoring cuaca dengan balon udara, automatic vehicel locator (menggunakan GPS) dan sebagainya. Semua itu sekedar contoh, masih banyak lagi yang bisa Anda lakukan dengan mikrokontroler.

Sebagai prospek, arah perkembangan dunia elektronika saat ini adalah ke embedded system (sistem tertanam) atau embedded electronic (elektronik tertanam). salah satunya dengan menggunakan mikrokontroler, jadi jika Anda belajar dan menguasai mikrokontroler sudah tepat pada jalurnya.

3. Ada berapa macam/jenis mikrokontroler itu ?

Secara teknis hanya ada 2 yaitu RISC dan CISC dan masing-masing mempunyai keturunan/keluarga sendiri-sendiri.

RISC kependekan dari Reduced Instruction Set Computer : instruksi terbatas tapi memiliki fasilitas yang lebih banyak

CISC kependekan dari Complex Instruction Set Computer : instruksi bisa dikatakan lebih lengkap tapi dengan fasilitas secukupnya.

Tentang jenisnya banyak sekali ada keluarga Motorola dengan seri 68xx, keluarga MCS51 yang diproduksi Atmel, Philip, Dallas, keluarga PIC dari Microchip, Renesas, Zilog. Masing-masing keluarga juga masih terbagi lagi dalam beberapa tipe. Jadi sulit sekali untuk menghitung jumlah mikrokontroler.

4. Sebagai langkah awal mikrokontroler mana yang sebaiknya saya pelajari ?

Tidak ada yang paling baik atau lebih baik, namun tips dibawah barangkali bermanfaat bagi Anda :
Lingkungan Anda, artinya mikrokontroler apa yang dominan di lingkungan Anda ?. Akan lebih mudah belajar bersama daripada sendirian sehingga mudah untuk bertanya jawab jika ada kesulitan.

Ketersediaan perangkat untuk proses belajar (development tool)

Harga mikrokontroler, tips terakhir bisa diabaikan jika bukan menjadi kendala bagi Anda.

Ditinjau dari buku-buku mikrokontroler berbahasa Indonesia nampaknya mikrokontroler yang dominan saat ini dari keluarga MCS51. Yang perlu Anda ketahui antara satu orang dengan orang lain akan berbeda dalam hal mudah mempelajari. Jika Anda terbiasa dengan bahasa pemrograman BASIC Anda bisa menggunakan mikrokontroler BASIC Stamp, jika Anda terbiasa dengan bahasa pemrograman JAVA Anda bisa menggunakan Jstamp, jika Anda terbiasa dengan bahasa pemrograman C++ bisa Anda manfaatkan untuk keluarga MCS51 dan masih banyak lagi. Namun semua kembali kepada Anda yang berminat mempelajari dan memperdalam mikrokontroler

5. Bagaimana cara menguasai mikrokontroler ?

Ada 2 cara :

1. Belajar sendiri (otodidak), Anda bisa mempelajari sendiri mikrokontroler dengan panduan buku dan peralatan yang diperlukan, mulailah dari contoh-contoh sederhana. Jika ada kesulitan tanyakan kepada kepada teman Anda yang lebih tahu tentang mikrokontroler atau bisa Anda utarakan ke mailing list yang membahas mengenai hal ini.

2. Melalui lembaga Pendidikan, cara kedua ini bisa Anda dapatkan baik melalui pendidikan formal seperti sekolah, perguruan tinggi, maupun pendidikan non formal (kursus, pelatihan, les dan sejenisnya). Dengan cara ini Anda akan lebih terprogram dan cepat dalam penguasaan mikrokontroler.

Kata kucinya adalah : kemauan untuk belajar disertai latihan, latihan, dan latihan. Jika Anda berminat mempelajari mikrokontroler mulailah dengan mempelajari teori serta mempraktekannya. Anda bisa memulai mikrokontroler dengan mengaktifkan sebuah LED, setelah itu cobalah bermain-main menggeser LED dan mencoba instruksi-instruksi lain. Lambat laun Anda akan memahami bagaimana struktur program yang benar. Belajar mikrokontroler sama halnya seperti belajar ilmu komputer, sulit bukan jika belajar ilmu komputer secara teori tanpa praktek ?

read more “Dasar Mikrokontroler”

27 Desember 2010

Light Detector Robot (LDR)


ABSTRAKSI

Rangkaian Light Detector Robot
Kata kunci : Mikrokontroler, LDR, Cahaya

Suatu ragkaian elektronika yang akan beroperasi jika terkena cahaya, dengan menggunakan mikrokontroler AT89S51 rangkaian ini diprogram dan di rancang sesuai dengan sensor cahaya yang di berikan, sensor yang dipakai pada rangkaian ini adalah LDR. Cara kerja robot ini adalah jika sensor LDR terkena cahaya maka akan mengikuti arah cahaya yang datang. LDR yang di pakai pada rangkaian robot yang dibuat menggunakan 2 buah LDR yang masing-masing di letakkan di depan dan di belakang, tujuanya bila LDR depan terkena cahaya makan robot akan maju, begitupun sebaliknya. Penggerak dari robot itu sendiri menggunakan motor DC sebagai pengerak roda pada Light Detector Robot.

Link Download :
Bab I
Bab II 
Bab III
Bab IV  
Daftar Pustaka
Lampiran




Daftar Pustaka (2010)
read more “Light Detector Robot (LDR)”

Tips Membersihkan RAM

Tips membersihkan RAM atau mempercepat RAM komputer tanpa restart windows. Terkadang, komputer kita bakal menjadi lambat setelah beberapa lama dipakai. Apalagi kalo kita banyak menggunakan software yang berat2 seperti Adobe Photoshop, Corel Draw, dsb. Biasanya setelah kita pakai aplikasi tersebut, komputer kita terasa lambat. Kemungkinan itu terjadi karena masih ada bekas data yang tersimpan dalam RAM, sehingga komputer kita pun jadi lambat. Salah satu cara untuk membersihkan RAM adalah dengan merestart komputer terlebih dahulu.


Ada cara yang lebih simpel yang bisa dilakuin oleh semua kalangan, awam maupun mahir. Perhatikan caranya di bawah ini:
  1. Klik kanan mouse di desktop, pilih New - Shortcut.
  2. Ketik %windir%\system32\rundll32.exe advapi32.dll,ProcessIdleTasks pada kolom isian yang muncul.
  3. Klik Next.
  4. Beri nama shortcut tadi, nama yang dapat diberikan bebas sesuai keinginan kamu, atau kamu lewat aja, namanya otomatis jadi rundll32.exe.
  5. Klik Finish.
Kapan aja komputer kamu terasa lambat, klik shortcut yang udah kamu buat tadi untuk membersihkan RAM. Sebetulnya prinsip kerjanya mungkin sama aja kaya RAM Booster atau aplikasi sejenisnya, tapi ga kalah ko seperti software2 lainnya. Selamat mencoba, semoga bermanfaat.
read more “Tips Membersihkan RAM”

31 Desember 2010

Teknologi


Blogger dari Engadget telah berusaha mengetahui kapan HP akan meluncurkan tablet WebOS sejak pertama kali perusahaan tersebut membeli perusahaan Palm, dan mereka sekarang telah mendengar dari beberapa sumber terpercaya bahwa peluncuran akan dilakukan pada kuarter pertama tahun 2011. Mereka diberitahu Personal Systems Group VP dari HP yaitu Todd Bradley tanggal yang disebutkan pada saat pertemuan seluruh karyawan, dan bahwa proyek internal tersebut dikenal sebagai “Hurricane.”


Menyiapkan sebuah tablet pembunuh akan menjadi salah satu cara untuk mengubah subjek dari masalah yang baru-baru ini menimpa mantan CEO HP Mark Hurd yang terkait skandal seks, kita bertanya-tanya apakah HP benar-benar akan mendukung tiga tablet dengan sistem operasi berbeda setelah meluncurkan HP Slate berbasis Windows 7 untuk perusahaan dan tablet e-reader Zeen berbasis Android.

29 Desember 2010

Menulis Karya Ilmiah




Sebelum mulai menulis, sadari betul bahwa tujuan penulisan adalah memberi ilmu atau minimal informasi yang diharapkan berguna bagi pembaca. Karena itu, renungkan betul manfaat bagi pembaca kalimat demi kalimat yang kita tuliskan. Kalimat/paragraf yang dimulai dengan rangkaian kata “Sebagaimana kita ketahui bersama…” bisa dipastikan tidak ada manfaatnya bagi pembaca. Buat apa ditulis kalau sudah diketahui bersama. Pada dasarnya tidak ada salahnya mengungkap pengetahuan bersama tersebut, asal disadari betul fungsinya sebagai dasar pengantar alur logika untuk pengumkapan hal-hal yang hendak dikemukakan.

Seberapa Panjang?
Meskipun kadang disebutkan dalam panduan penulisan laporan tugas akhir (skripsi, thesis, desertasi), jumlah halaman hanya lah merupakan petunjuk tentang kedalaman dan keluasan materi yang dikehendaki. Pada umumnya tidak ada ketentuan baku dari jumlah halaman naskah tulisan tugas akhir. Pembatasan jumlah halaman yang kaku hanya masuk akal pada penerbitan berkala tertentu yang memang secara fisik ada pembatasan ukuran. Bisa saja kita menulis tugas akhir 20-40 halaman, namun bila memang banyak yang hendak disampaikan, beberapa ratusan halaman pun tidak masalah. Kuncinya sama, pastikan tiap kalimat berguna bagi pembaca.

Kenali Target Pembaca
Untuk memaksimalkan manfaat tulisan bagi pembaca, kita perlu membuat asumsi tingkat pengetahuan target pembaca tulisan itu. Untuk tugas akhir, cukup aman mengasumsikan target pembacanya adalah sesama mahasis dari jurusan yang sama di seluruh dunia. Kelebihan kita dari pembaca ada pada aktivitas penelitian yang dilakukan. Kita melakukannya, target pembaca tulisa kita melakukan penelitian lain. Selain itu, kita membaca bahan pustaka pada bidang kajian tugas yang bersangkutan lebih banyak dari sidang pebaca naskah tugas akhir yang kita buat.

Bahasa: Aspek Terpenting Karya Tulis
Sambil praktek menulis, kita bisa mengembangkan kemampuan berbahasa yang baik dan benar. Di negeri berbahasa Inggris, para mahasiswa biasa kesana kemari membawa kamus Inggris-Inggris. Sangat boleh jadi, warga negera Indonesia juga memerlukan kamus Indonesia-Indonesia, Sempatkan membelinya. Tidak ada ruginya untuk memiliki Kamus Umum Bahasa Indonesia. Pastikan setiap kalimat yang kita tuliskan mengandung subyek dan predikat secara lengkap. Bila tidak ahli betul, hindari penulisan kalimat kompleks. Jarang ada mahasiswa yang bisa menyelesaikan kalimat yang dimulai dengan kata sambung. Sebagai latihan, coba lengkapi kalimat berikut ini.

“Dengan diberlakukannya undang-undang informasi dan transaksi elektronik……..”

“Apabila angin lesus itu terjadi lagi pada musim penghujan yang datang terlambat tahun ini….. “

Perhatikan betul penggunaan tanda baca. Kita sangat bergantung pada tanda baca sebagai pengganti intonasi pada bahasa percakapan. Tidak ada spasi setelah tanda kurung buka. Tidak ada spasi sebelum tanda kurung tutup, titik, koma, tanda seru, titik dua, titik koma, dan tanda tanya. Sepintas, aturan ini tidak meninbulkan masalah, namun sesekali bila diabaikan kita akan menemukan tanda tanya, seru atau kurung tutup pada awal baris. Janggal bukan?

Jangan takut mengadopsi kata-kata asing secara langsung. Aturan main Bahasa Indonesia yang perlu diingat betul saat mengadopsi kata asing adalah kesesuaian antara tulisan dan bacaan. Kata “computer” dan “memory” bisa langsung digunakan dengan penyesuaian penulisan menjadi “komputer” dan “memori” yang dapat dibaca seperti kata-kata dalam bahasa Indonesia yang lain.

Sistematika Penulisan

Secara umum karya tulis ilmiah terbagi dalam 4 bagian: pendahuluan, pokok, hasil, dan penutup. Pendahuluan memuat hal-hal yang menjadi alasan dilakukannya kegiatan ilmiah yang dilaporkan dalam tulisan tersebut. Pendahuluan memuat studi pustaka yang mengungkap laporan-laporan kegiatan ilmiah terdahulu yang berkaitan dengan topik serupa. Dari uraian studi pustaka diharapkan dapat disusun suatu ungkapan tentang hal menarik yang bakal terungkap apabila dilakukan penelitian lebih lanjut. Ungkapan semacam ini resminya disebut hipotesa. Bagian pokok karya tulis memuat rencana kerja kegiatan penelitian untuk mengungkap kebenaran hipotesa. Untuk mempertanggungjawabkan kegiatan, perlu dituliskan landasan teori yang menghubungkan pernyataan-pernyataan pendukung kebenaran hipotesa dengan hasil-hasil kegiatan penelitian. Pelaksanaan kegiatan ilmiah dilaporkan di bagian hasil dari karya tulis. Segala yang dilakukan, urut-urutannya, peralatannya dan data-data yang dihasilkan disampaikan di bagian ini. Prinsip manfaat tetap berlaku. Artinya tabel-tabel panjang yang membosankan harus diolah dulu sedemikian hingga bisa tampil dalam angka-angka/grafik yang mudah difahami dengan rujukan ke data lengkap yang disertakan sebagai lampiran. Di bagian hasil ini pula data-data tersebut dibahas.

Penutup sering diisi dengan kesimpulan dan saran. Di naskah-naskah laporan tugas akhir yang pernah saya baca, banyak dijumpai bab kesimpulan yang secara kurang tepat diisi dengan ringkasan baik dari bahan bacaan studi pustakan dan landasan teori maupun dari pokok penelitian. Kesimpulan bukan ringkasan. Tuliskan kesimpulan pada bab kesimpulan. Kesimpulan adalah ungkapan yang hanya bisa disampaikan setelah dilakukan suatu kegiatan penelitian. Untuk menguji layak tidaknya suatu uangkapan masuk dalam daftar kesimpulan, andaikan penelitian yang bersangkutan tidak dilakukan. Apabila ungkapan tersebut masih memiliki nilai kebenaran tanpa melihat hasil-hasil penelitian maka bisa dipastikan itu bukan kesimpulan. Kalau isinya bersifat ringkasan, buat saja sub bab ringkasan pada bab penutup. Saran di bab penutup ditujukan pada mereka yang berminat untuk nemeruskan lebih jauh penelitian yang bersangkutan. Saran pada industri atau institusi tempat penelitian lebih cocok ditempatkan pada sub bab kesimpulan.

Proposal
Cara penulisan proposal penelitian tidak berbeda dengan penulisan laporannya kecuali pada bab hasil dan penutup. Untuk proposal, bab hasil diganti dengan bab rencana kerja yang berisi jadwal dan komponen pembiayaan; bab penutup diisi dengan janji-janji keuntungan yang bakal diperoleh apabila penelitian tersebut dilaksanakan. Selain itu, pada proposal belum ada halaman abstract atau intisari.

Intisari
Halaman intisari (terjemahan dari abstract) berisi tiga bagian yang bisa dituangkan dalam satu atau tiga paragraph tergantung pada kemampuan kita mengungkapkan abstraksi dari semua aspek kegiatan penelitian yang bersangkutan. Bagian pertama intisari mencerminkan isi bab pendahuluan, bagian kedua mewakili bab pokok dan bagian ketiga mewakili bab hasil dan penutup. Coba saja mulai dengan membuat ringkasan pendahuluan, pokok dan hasil/penutup tanpa memperhatikan ukurannya. Teliti kalimat demi kalimat, gabung-gabungkan menjadi kalimat-kalimat dalam jumlah yang lebih sedikit. Lakukan terus sampai panjang intisari mencapa ukuran yang kita kehendaki, yakni tidak lebih dari satu halaman.

Karya Perancangan dan/atau Pengembangan


Banyak orang berpendapat bahwa karya perancangan atau pengembangan sistem tidak dapat dilakukan dan dilaporkan sebagaimana karya penelitian ilmiah pada umumnya. Saya tidak setuju. Apabila dilaksanakan sebagai kerja tugas akhir program pendidikan S1, S2, atau S3, kerja perancangan atau pengembangan sistem harus dilaksanakan dan disajikan sebagaimana pelaksanaan dan penyajian penelitian ilmuah pada umumnya.

Yang dirasa sulit pada kegiatan perancangan atau pengembangan sistem ada pada pengungkapan hipotesa. Kalau kita simak kembali pada ide bahwa hipotesa merupakan ungkapan hal baru yang cukup menarik ditelaah kebenararannya makan kita bisa memperkirakan hal baru apa yang muncul dari hasil rancangan atau pengembangan sistem tersebut.

Dasar Mikrokontroler


1. Apa itu mikrokontroler ?

Mikrokontroler adalah suatu alat elektronika digital yang mempunyai masukan dan keluaran serta kendali dengan program yang bisa ditulis dan dihapus dengan cara khusus, cara kerja mikrokontroler sebenarnya membaca dan menulis data. Sekedar contoh, bayangkan diri Anda saat mulai belajar membaca dan menulis, ketika Anda sudah bisa melakukan hal itu Anda bisa membaca tulisan apapun baik buku, cerpen, artikel dan sebagainya, dan Andapun bisa pula menulis hal-hal sebaliknya. Begitu pula jika Anda sudah mahir membaca dan menulis data maka Anda dapat membuat program untuk membuat suatu sistem pengaturan otomatik menggunakan mikrokontroler sesuai keinginan Anda. Mikrokontroler merupakan komputer didalam chip yang digunakan untuk mengontrol peralatan elektronik, yang menekankan efisiensi dan efektifitas biaya. Secara harfiahnya bisa disebut “pengendali kecil” dimana sebuah sistem elektronik yang sebelumnya banyak memerlukan komponen-komponen pendukung seperti IC TTL dan CMOS dapat direduksi/diperkecil dan akhirnya terpusat serta dikendalikan oleh mikrokontroler ini. Dengan penggunaan mikrokontroler ini maka : Sistem elektronik akan menjadi lebih ringkas


Rancang bangun sistem elektronik akan lebih cepat karena sebagian besar dari sistem adalah perangkat lunak yang mudah dimodifikasi
Pencarian gangguan lebih mudah ditelusuri karena sistemnya yang kompak

Namun demikian tidak sepenuhnya mikrokontroler bisa mereduksi komponen IC TTL dan CMOS yang seringkali masih diperlukan untuk aplikasi kecepatan tinggi atau sekedar menambah jumlah saluran masukan dan keluaran (I/O). Dengan kata lain, mikrokontroler adalah versi mini atau mikro dari sebuah komputer karena mikrokontroler sudah mengandung beberapa periferal yang langsung bisa dimanfaatkan, misalnya port paralel, port serial, komparator, konversi digital ke analog (DAC), konversi analog ke digital dan sebagainya hanya menggunakan sistem minimum yang tidak rumit atau kompleks.

2. Manfaat/prospek apa yang bisa saya peroleh jika menguasai mikrokontroler ?

Banyak sekali, dengan melihat penjelasan nomor 1, maka “batasnya hanya imajinasi Anda”. Dengan menguasainya, kita bisa menerapkannya kedalam kehidupan sehari-hari seperti mengendalikan suatu perangkat elektronik dengan berbagai sensor dan kondisi seperti cahaya, getaran, panas, dingin, lembab dan lain-lain. Sekedar contoh sederhana penggunaan mikrokontroler, lihatlah disekitar lingkungan Anda ada toaster, mesin, cuci, microwave kemudian tengoklah didunia pertanian Anda bisa membuat kontrol kelembaban untuk budidaya jamur dsb, didunia perikanan Anda bisa mengendalikan suhu air kolam dsb. Bahkan Anda bisa membuat PABX mini, SMS Gateway, atau kearah military Anda bisa membuat radio militer frekuensi hopping (radio komunikasi anti sadap dengan lompatan frekuensi 100 kali dalam 1 detik), sistem monitoring cuaca dengan balon udara, automatic vehicel locator (menggunakan GPS) dan sebagainya. Semua itu sekedar contoh, masih banyak lagi yang bisa Anda lakukan dengan mikrokontroler.

Sebagai prospek, arah perkembangan dunia elektronika saat ini adalah ke embedded system (sistem tertanam) atau embedded electronic (elektronik tertanam). salah satunya dengan menggunakan mikrokontroler, jadi jika Anda belajar dan menguasai mikrokontroler sudah tepat pada jalurnya.

3. Ada berapa macam/jenis mikrokontroler itu ?

Secara teknis hanya ada 2 yaitu RISC dan CISC dan masing-masing mempunyai keturunan/keluarga sendiri-sendiri.

RISC kependekan dari Reduced Instruction Set Computer : instruksi terbatas tapi memiliki fasilitas yang lebih banyak

CISC kependekan dari Complex Instruction Set Computer : instruksi bisa dikatakan lebih lengkap tapi dengan fasilitas secukupnya.

Tentang jenisnya banyak sekali ada keluarga Motorola dengan seri 68xx, keluarga MCS51 yang diproduksi Atmel, Philip, Dallas, keluarga PIC dari Microchip, Renesas, Zilog. Masing-masing keluarga juga masih terbagi lagi dalam beberapa tipe. Jadi sulit sekali untuk menghitung jumlah mikrokontroler.

4. Sebagai langkah awal mikrokontroler mana yang sebaiknya saya pelajari ?

Tidak ada yang paling baik atau lebih baik, namun tips dibawah barangkali bermanfaat bagi Anda :
Lingkungan Anda, artinya mikrokontroler apa yang dominan di lingkungan Anda ?. Akan lebih mudah belajar bersama daripada sendirian sehingga mudah untuk bertanya jawab jika ada kesulitan.

Ketersediaan perangkat untuk proses belajar (development tool)

Harga mikrokontroler, tips terakhir bisa diabaikan jika bukan menjadi kendala bagi Anda.

Ditinjau dari buku-buku mikrokontroler berbahasa Indonesia nampaknya mikrokontroler yang dominan saat ini dari keluarga MCS51. Yang perlu Anda ketahui antara satu orang dengan orang lain akan berbeda dalam hal mudah mempelajari. Jika Anda terbiasa dengan bahasa pemrograman BASIC Anda bisa menggunakan mikrokontroler BASIC Stamp, jika Anda terbiasa dengan bahasa pemrograman JAVA Anda bisa menggunakan Jstamp, jika Anda terbiasa dengan bahasa pemrograman C++ bisa Anda manfaatkan untuk keluarga MCS51 dan masih banyak lagi. Namun semua kembali kepada Anda yang berminat mempelajari dan memperdalam mikrokontroler

5. Bagaimana cara menguasai mikrokontroler ?

Ada 2 cara :

1. Belajar sendiri (otodidak), Anda bisa mempelajari sendiri mikrokontroler dengan panduan buku dan peralatan yang diperlukan, mulailah dari contoh-contoh sederhana. Jika ada kesulitan tanyakan kepada kepada teman Anda yang lebih tahu tentang mikrokontroler atau bisa Anda utarakan ke mailing list yang membahas mengenai hal ini.

2. Melalui lembaga Pendidikan, cara kedua ini bisa Anda dapatkan baik melalui pendidikan formal seperti sekolah, perguruan tinggi, maupun pendidikan non formal (kursus, pelatihan, les dan sejenisnya). Dengan cara ini Anda akan lebih terprogram dan cepat dalam penguasaan mikrokontroler.

Kata kucinya adalah : kemauan untuk belajar disertai latihan, latihan, dan latihan. Jika Anda berminat mempelajari mikrokontroler mulailah dengan mempelajari teori serta mempraktekannya. Anda bisa memulai mikrokontroler dengan mengaktifkan sebuah LED, setelah itu cobalah bermain-main menggeser LED dan mencoba instruksi-instruksi lain. Lambat laun Anda akan memahami bagaimana struktur program yang benar. Belajar mikrokontroler sama halnya seperti belajar ilmu komputer, sulit bukan jika belajar ilmu komputer secara teori tanpa praktek ?

27 Desember 2010

Light Detector Robot (LDR)


ABSTRAKSI

Rangkaian Light Detector Robot
Kata kunci : Mikrokontroler, LDR, Cahaya

Suatu ragkaian elektronika yang akan beroperasi jika terkena cahaya, dengan menggunakan mikrokontroler AT89S51 rangkaian ini diprogram dan di rancang sesuai dengan sensor cahaya yang di berikan, sensor yang dipakai pada rangkaian ini adalah LDR. Cara kerja robot ini adalah jika sensor LDR terkena cahaya maka akan mengikuti arah cahaya yang datang. LDR yang di pakai pada rangkaian robot yang dibuat menggunakan 2 buah LDR yang masing-masing di letakkan di depan dan di belakang, tujuanya bila LDR depan terkena cahaya makan robot akan maju, begitupun sebaliknya. Penggerak dari robot itu sendiri menggunakan motor DC sebagai pengerak roda pada Light Detector Robot.

Link Download :
Bab I
Bab II 
Bab III
Bab IV  
Daftar Pustaka
Lampiran




Daftar Pustaka (2010)

Tips Membersihkan RAM

Tips membersihkan RAM atau mempercepat RAM komputer tanpa restart windows. Terkadang, komputer kita bakal menjadi lambat setelah beberapa lama dipakai. Apalagi kalo kita banyak menggunakan software yang berat2 seperti Adobe Photoshop, Corel Draw, dsb. Biasanya setelah kita pakai aplikasi tersebut, komputer kita terasa lambat. Kemungkinan itu terjadi karena masih ada bekas data yang tersimpan dalam RAM, sehingga komputer kita pun jadi lambat. Salah satu cara untuk membersihkan RAM adalah dengan merestart komputer terlebih dahulu.


Ada cara yang lebih simpel yang bisa dilakuin oleh semua kalangan, awam maupun mahir. Perhatikan caranya di bawah ini:
  1. Klik kanan mouse di desktop, pilih New - Shortcut.
  2. Ketik %windir%\system32\rundll32.exe advapi32.dll,ProcessIdleTasks pada kolom isian yang muncul.
  3. Klik Next.
  4. Beri nama shortcut tadi, nama yang dapat diberikan bebas sesuai keinginan kamu, atau kamu lewat aja, namanya otomatis jadi rundll32.exe.
  5. Klik Finish.
Kapan aja komputer kamu terasa lambat, klik shortcut yang udah kamu buat tadi untuk membersihkan RAM. Sebetulnya prinsip kerjanya mungkin sama aja kaya RAM Booster atau aplikasi sejenisnya, tapi ga kalah ko seperti software2 lainnya. Selamat mencoba, semoga bermanfaat.